Jumat, 21 Agustus 2009

Bank Janjikan Bunga Normal

Lima belas bank nasional besar serta Asosiasi Bank Campuran dan Asing bersepakat untuk menurunkan suku bunga deposito bagi deposan besar secara bertahap hingga mendekati suku bunga acuan atau BI Rate dalam tiga bulan ke depan. Ketua Umum Perhimpunan Bank Milik Negara (Himbara) Agus Martowardojo di Jakarta, Kamis kemarin mengharapkan, semua bank di Indonesia bisa mendukung upaya ini.

Bank-bank sepakat bersama-sama mengatur suku bunga karena dalam enam bulan terakhir mekanisme pasar tidak mampu menormalkan pergerakan suku bunga deposito dan kredit.

Dalam beberapa bulan terakhir, bank takut menurunkan bunga deposito karena khawatir deposan besarnya berpindah ke bank lain yang menawarkan bunga lebih tinggi. Akibatnya, suku bunga deposito untuk deposan besar tetap tinggi rata-rata sekitar 10 persen per tahun. Padahal, BI Rate terus menurun dan kini berada di level 6,5 persen.

Kondisi ini sebenarnya menyiksa bank karena biaya dana menjadi mahal. Namun, dalam situasi pasar keuangan yang belum pulih seperti sekarang, bank memang lebih memprioritaskan likuiditas. Meskipun persoalannya sepele, dampaknya sangat negatif bagi perekonomian. Potensi pemulihan ekonomi yang lebih cepat hilang gara-gara bunga kredit sangat tinggi, sekitar 13-14 persen, sementara inflasi hanya 2,71 persen. selengkapnya...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar