Kamis, 20 Agustus 2009

Dagang pasca-EPA malah turun

Dalam perjanjian yang dilakukan Indonesia dan Jepang pascaimpelementasi Perjanjian Kemitraan Ekonomi Indonesia Jepang (IJ-EPA) ternyata tidak berpengaruh signifikan dalam neraca perdagangan kedua negara. Dari data yang ada sejak 1 juli 2008-Mei 2009, pada ekspor Indonesia ke Jepang mengalami penurunan yaitu dibawah US$22 miliardibandingkan dengan setahun sebelum IJ –EPA resmi ditetapkan hampir mencapai US$26 miliar.begitu juga dengan impornya , dalam anka tersebut sangat menggambarkan penurunan nilai ekspor Indonesia ke Jepang. Sejalannya engan penurunan volume ekspor ke negeri sakura tersebut dari yang sebelumnya hampir mencapai 70 miliar kg hingga hanya mencapai 51 kg.

Halida Miljani, Staf Khusus Menteri Perdagangan Bidang Kerjasama Internasional, mengatakan dari segi hubungan perdagangan, hubungan antara Indonesia dan Jepang memang tak banyak memengaruhi neraca perdagangan disebabkan krisis global yang tidak hanya memukul negara-negara di Amerika dan Eropa, tetapi juga sebagian negara di Jepang, hampir semua memang lebih cenderung mengambil langkah pemangkasan impor, yang pada ujungnya ikut memangkas juga nilai ekspor dari negara yang selama ini mengekspor ke Jepang. Tetapi harus diakui pada ini belum terjadi peningkatan yang signifikan, tetapi harus kita pahami implementasi kerja sama tersebut dilakukan justru pada saat terjadi krisis global. selengkapnya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar