Rabu, 26 Agustus 2009

Dollar AS Dibeli, Rupiah Melemah

Kurs rupiah terhadap dollar AS di pasar spot antarbank Jakarta, Selasa sore, turun mencapai Rp 10.020-Rp 10.035 per dollar AS atau melemah 35 poin karena pelaku pasar masih aktif membeli dollar AS. Kepala Analis Keuangan PT Bank OCBC NISP, Suriyanto Chang, di Jakarta, Selasa kemarin, menuturkan, bahwa pembelian dollar AS oleh pelaku pasar berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi global yang membaik, setelah sejumlah indikator ekonomi AS menunjukkan pendapatan korporasi meningkat dan sektor perumahan yang membaik

Suriyanto Chang mengatakan, pelaku asing juga menunggu laporan berikut terhadap data ekonomi AS apakah masih memberikan dukungan pasar. Suriyanto memperkirakan tekanan pasar itu tidak berlangsung lama, karena itu rupiah berpeluang untuk kembali menguat.

Menurut dia, naik turunnya rupiah sebenarnya merupakan hal yang biasa, apabila mengalami kenaikan yang tinggi maka keesokan harinya akan terjadi koreksi. Namun, pasar sebenarnya masih positif terhadap rupiah. Asumsi makro pemerintah menyebutkan nilai tukar rupiah pada 2010 ditargetkan sebesar Rp 10.000 per dollar AS, karena itu rupiah saat ini sedang mencari keseimbangan baru. selengkapnya...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar