Kamis, 20 Agustus 2009

Ekspor Mebel Indonesia Butuh Promosi Agar Pulih

Perdagangan

Industri mebel dan kerajinan ASEAN masih mengalami keterpurukan karena pasar ekspor negara-negara di ASEAN rata-rata turun 35 persen. Krisis keuangan global yang terjadi menjadi pemicu penurunan daya beli, terutama di pasar Amerika dan Eropa.

Dari semua Negara, hanya Vietnam yang dapat menekan keterpurukannya. Indonesia masih membutuhkan kerja keras untuk keluar dari keterpurukan ini, baik melalui ajang promosi perdagangan berskala ekspor maupun berbagai konsolidasi yang membuat konsumen luar negeri kembali tertarik dengan produk Indonesia.

Ketua Umum Asosiasi Industri Permebelan dan Kerajinan Indonesia (Asmindo) Ambar Polah Tjahyono di Jakarta, Rabu, dalam persiapan Trade Expo Indonesia 2009, mengatakan, penurunan ekspor mebel dan kerajinan terungkap dalam pertemuan ASEAN Furniture pada akhir Juli lalu. Akibat krisis finansial global, Vietnam terpuruk sekitar 40 persen. Data ASEAN Furniture tahun 2008 menyebutkan, ekspor mebel dan kerajinan Vietnam tercatat sebesar 3,5 miliar dollar AS. Namun, Mei lalu, ekspornya sudah naik sehingga keterpurukan tinggal 15 persen...selengkapnya...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar