Sabtu, 22 Agustus 2009

Potensi Investasi Proyek Migas Rp 150 triliun

Industri Domestik

Industri dalam negeri sudah saatnya semakin menunjukkan kemampuan untuk berkontribusi dalam proyek hulu minyak dan gas. Setiap tahun potensi investasi proyek migas mencapai Rp 110 triliun hingga Rp 150 triliun. Kepala Badan Pengelola Migas R Priyono mengemukakan bahwa peluang yang sangat besar itu mesti direbut industri alat berat, permesinan, perkapalan, dan bangunan lepas pantai. Kegiatan hulu migas sangat kompleks, mulai dari kegiatan eksplorasi sampai produksi, khususnya kegiatan yang berada di daerah terpencil. Dia mengemukakan seusai penandatanganan nota kesepakatan antara Departemen Perindustrian dan Badan Pengelola Minyak dan Gas tentang Peningkatan Penggunaan Produksi Dalam Negeri di Pusat Pengembangan Industri Komatsu, Jakarta, Jumat.

Penandatanganan dilakukan oleh Kepala BP Migas R Priyono, Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin Tekstil, dan Aneka Departemen Perindustrian Ansari Bukhari, dan Dirjen Industri Alat Transportasi dan Telematika Departemen Perindustrian Budi Darmadi dengan disaksikan Fahmi Idris. selengkapnya...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar