Selasa, 11 Agustus 2009

Rupiah Bakal Tertekan Dollar AS

Akhirnya….ada kejutan dari laporan tenaga kerja di AS. Jumlah penganggur lebih kecil dari yang diperkirakan oleh pasar. Pemerintah AS melaporkan tenaga kerja yang dipangkas sebanyak 247.000 dibandingkan dengan perkiraan 325.000. Tingkat pengangguran di luar dugaan turun 9,4 persen diperkirakan 9,5 persen.

Setelah berbulan-bulan dibayangi oleh ketidakpastian kondisi ekonomi global khususnya problem pengangguran, Jumat (7/8) kemarin pasar mendapatkan berita yang mereka tunggu-tunggu yaitu tenaga kerja AS mulai memperlihatkan tanda pemulihan.

Pulihnya perekonomian AS akan mendorong bank sentral AS (the Fed) untuk mulai kembali menaikkan suku bunga cepat atau lambat. Harapan inilah yang mendorong dollar AS menguat dibanding mata uang lainnya termasuk rupiah.

Rupiah mulai agak tertekan dengan situasi ini karena terkena imbas global dari penguatan dollar AS. Korelasi rupiah dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mungkin akan mengalami perubahan, tidak lagi bergerak linear.

Apakah penguatan dollar AS akan berlanjut ?

baca selengkapnya di sini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar