Sebuah kabar yang cukup menggembirakan...
IHSG melambung naik 1,85 persen ke level 2.359,98 karena peranan anggota "The Seven Brothers" yang berhasil merajai lantai bursa. 7 anggota "The Seven Brothers" yang diinduki oleh PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) berhasil menaikkan saham-saham emitennya.
Kedudukan paling tinggi diantara anggota lainnya dikuasai oleh PT Bumi Resources Tbk (BUMI) yang mencapai Rp 2,26 triliun, perusahaan tambang batu bara itu naik 11,11 persen. Sedangkan harga saham sang induk sendiri melejit sebanyak 9,48 persen, totalnya transaksi saham tersebut mencapai Rp 736,75 miliar. Kenaikan saham emiten perusahaan anggota tertinggi ada pada PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) sebanyak 12,50 persen. Kabar ENRG yang akan menerbitkan obligasi konversi, kini sahamnya mencapai Rp 650,27 miliar.
Anggota "The Seven Brothers" lainnya pun turut memegang peranan dalam kenaikan saham, seperti PT Darma Henwa Tbk (DEWA), PT Bakrie Telecon Tbk (BTEL) dan anggota lainnya. Kepala Riset Valbury Asia Securities Khrisna menyatakan bahwa harga saham emiten Grup Bakrie naik karena setiap anggotanya memiliki bisnis komoditas. Sedangkan menurut Kepala Riset Financorporindo Nusa Edwin menduga ada pihak yang memanfaatkan momen penerbitan obligasi konversi dari BUMI untuk pergerakan saham Grup Bakrie.
Dua pernyataan yang menguatkan alasan kenaikan saham anggota "The Seven Brothers" yang masih diragukan. Jika dilihat dengan seksama artikel lengkap di IndoBD, kedua alasan tersebut sangat meyakinkan. Sebab kenaikan saham setiap anggotanya juga sangat relevan karena sesuai dengan target pencapaiannya dan mereka akan tetap berusaha terus meroketkan harga saham emitennya.
Keterangan lebih lengkap tentang artikel tersebut, klik link berikut :
http://www.indobd.com/ibd_eventdetails.asp?aid=17775&acatid=34&asubcatid=272
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar