Saham-saham emiten Grup Bakrie makin merajai lantai bursa saat ini. Kemarin (6/8), harga saham tujuh emiten Grup Bakrie atau biasa disebut "The Seven Brothers" melonjak tinggi. Perdagangan saham tujuh emiten Bakrie menyumbang lebih dari separuh total transaksi perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI). "The Seven Brothers" juga ikut melambungkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) 1,85 persen ke level 2.359,98.
Berdasarkan data dari RTI, kemarin, total nilai perdagangan saham tujuh emiten Grup Bakrie mencapai angka Rp 4,33 triliun. Jumlah ini setara 52,44 persen dari total nilai perdagangan saham di bursa senilai Rp 8,2 triliun.
Nilai transaksi saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) paling merajai. Transaksi perdagangan saham BUMI mencapai Rp 2,26 triliun atau menyumbang 27,49 persen total transaksi harian BEI. Harga saham perusahaan tambang batu bara itu naik 11,11 persen menjadi Rp 3.000 per saham. Sang induk, PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) juga ikut unjuk gigi. Harga saham BNBR melejit 9,48 persen ke posisi Rp 127 per saham. Total nilai transaksi saham BNBR kemarin mencapai Rp 736,75 miliar.
Harga saham PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) mencatatkan kenaikan paling besar, yakni 12,50 persen menjadi Rp 450 per saham. Transaksi saham ENRG yang menurut kabar akan menerbitkan obligasi konversi itu mencapai Rp 650,27 miliar. selengkapnya...
Senin, 10 Agustus 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar