Peningkatan permintaan menjelang lebaran untuk mencetak uang pecahan kecil Rp 10.000, Rp 5.000, Rp 2.000 dan Rp 1.000. untuk itu pihak Bank Indonesia meminta Perum Peruri untuk bekerja lebih ekstra.
Dalam rangka mengantisipasi kenaikan permintaan uang kartal selama Ramadhan-Idul Fitri 2009 BI telah menyediakan uang kartal dalam jumlah yang lebih dari mencukupi. Menurut Deputi Gubernur Bank Indonesia Budi Rochadi persediaan uang kartal di BI secara nasional per 31 Agustus 2009 tercatat sebesar Rp 150,8 triliun terdiri dari uang pecahan besar (Rp 100.000, Rp 50.000, dan Rp 20.000) dan uang pecahan kecil sebesar Rp 4,9 triliun.. Uang pecahan kecil terdiri dari pecahan Rp 10.000, Rp 5.000, Rp 2.000, dan Rp 1.000. "Persediaan tersebut dalam memenuhi proyeksi kebutuhan uang kartal pada Ramadhan-Idul 2009 sebesar Rp 54,2 triliun, Di perkiraan kebutuhan Rp 54,2 triliun terdiri dari Rp 49,5 triliiun untuk pecahan besar dan Rp 4,7 triliun dari pecahan kecil. " Khusus untuk uang kertas pecahan Rp 2.000 dan Rp 1.000 jumlahnya diperkirakan masing-masing Rp 1,1 triliun dan Rp 0,3 triliun," Dan selama bulan Ramadhan-Idul fitri 2009 kebutuhan uang kartal meningkat sekitar Rp 169,7 triliun dibandingkan rata-rata kebutuhan uang kartal bulanan sebesar Rp 20,1 triliun. Diperkirakan proyeksi kebutuhan tersebut maka uang kartal yang diedarkan pada H-1 sebelum Idul Fitri mencapai Rp 300,4 triliun. selengkapnya...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar