Kalangan eksportir nasional optimistis ekspor kakao hingga akhir tahun ini dapat menembus 400.000 ton, menyusul produksi nasional yang pada tahun ini diperkirakan mencapai di atas 600.000 ton.
Di sisi lain, dari segi nilai, harga kakao sepanjang tahun ini berada di atas US$2.600 per ton, lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya sebesar US$2.300 per ton, sehingga ikut mendongkrak peningkatan nilai ekspor komoditas tersebut. Sekjen Asosiasi Kakao Indonesia (Askindo) Zulhefi Sikumban memprediksikan kalau ekspor pada tahun ini bisa naik menjadi 400.000 ton, atau pada kisaran 375.000 ton sampai 400.000 ton karena harga sedang membaik.
Menurut dia, selama 2008 harga kakao hanya berada pada kisaran US$2.200 per ton. Baru pada 2009, harga melejit pada posisi US$2.600 per ton. Sementara itu, untuk 2010, Zulhefi menargetkan volume ekspor akan naik menjadi 425.000 per ton. Kenaikan volume ekspor ini akan mengikuti produksi kakao secara nasional yang diperkirakan meningkat terus sepanjang tahun. selengkapnya...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar