Omzet bisnis di industri biofuel diperkirakan bisa melonjak mencapai Rp13 triliun per tahun menyusul keputusan pemerintah yang menyepakati mekanisme pembayaran subsidi bahan bakar nabati (BBN) tahun ini. Keputusan pemerintah tersebut juga akan merangsang pengoperasian kembali sedikitnya 22 perusahaan yang berhenti produksi sejak pertengahan 2008 akibat rendahnya produksi.
Produksi yang rendah itu antara lain disebabkan oleh tingginya harga bahan baku dan ketidakjelasan regulasi atas proyek BBN sebagai energi alternatif. Pada tahun lalu, dari total kapasitas terpasang 2,5 juta ton, produksi biofuel nasional tercatat hanya mencapai 600.000 ton. Akibatnya, kerugian yang harus ditanggung investor diperkirakan mencapai US$300 juta. selengkapnya...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar