Maman, 42, kini tak perlu repot lagi bila memerlukan dana segar untuk mengembangkan usaha taksinya. Pria asal Ciamis ini telah memiliki 7 armada taksi, yang diperoleh dengan cara mencicil dari sebuah koperasi.
Peluang baru memperbesar usaha datang dari rekan yang tak sanggup mencicil, lalu menawarinya meneruskan pembayaran. Pada saat inilah Maman perlu dana segar, sebagai pengganti uang muka taksi. Untuk cicilan, bisa diteruskan dari hasil operasi taksi sehari-hari.
Seperti yang terjadi awal bulan lalu, ada dua armada taksi minta diambil alih. Maman sempat bingung mencari sumber pembiyaan yang mudah sekaligus murah. Apalagi, saat itu dia tidak memegang dana tunai yang cukup memadai. selengkapnya...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar