Aliran dana asing ke sertifikat Bank Indonesia (SBI) pada kuartal III/2009 mencapai titik tertinggi setelah puncak krisis ekonomi global akhir tahun lalu. Pemulihan ekonomi Tanah Air yang lebih cepat, membuat investor memburu surat berharga itu. Lonjakan dana asing (inflow) tak hanya terjadi di instrumen moneter bank sentral, tetapi juga pada surat utang negara (SUN) dan saham.
Berdasarkan data Bank Indonesia sepanjang periode Juli-September dana asing pada SBI bertambah US$1,58 miliar, sehingga mendongkrak total kepemilikan asing menjadi US$3,71 miliar. Saat puncak krisis Oktober 2008 dana asing di SBI sempat merosot US$1,2 miliar menjadi US$752 juta. Perburuan pemodal asing dalam menempatkan dana di SBI menyalip tren kenaikan pada SUN. Padahal, setelah krisis ekonomi global memuncak, penempatan dana asing di SUN relatif stabil. selengkapnya...Rabu, 07 Oktober 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar