Banyak analis boleh saja meramal bahwa krisis utang Dubai World akan membawa dampak negatif bagi pasar sukuk global. Maklum, utang Nahkeel-anak Dubai World-senilai 4 miliar dolar AS yang bermasalah terbentuk surat utang berbasis syariah atau sukuk. Namun, keadaan ini tak mengubah rencana pemerintah menjual sukuk negara tahun depan.
Direktur Jenderal Pengelolaan Utang Rahmat Waluyanto menegaskan, pemerintah tidak akan mengubah strategi penerbitan sukuk pada tahun depan.
Berita selengkapnya
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar