Perbankan
BRI berencana menurunkan bunga kredit komersial 100 basis poin mulai September 2009. penurunan bunga kredit akan terus berlanjut seiring mengecilnya biaya dana. Direktur Utama BRI Sofyan Basir saat pemaparan kinerja perseroan triwulan II-2009, mengatakan, bunga kredit komersial diturunkan berkisar 12-13 persen, turun 100 bp dari sebelumnya 13-14 persen mulai bulan depan.
Adapun untuk sektor mikro, bunga kredit tidak berubah berkisar 18-22 persen. Saat suku bunga naik, BRI tidak menaikkan bunga kredit mikro. Itulah mengapa marjin bunga bersih BRI sempat turun. Penurunan bunga kredit bisa dilakukan karena biaya dana mengecil seiring adanya kesepakatan perbankan untuk menurunkan bunga deposito berjangka.
Saat ini suku bunga maksimum deposito untuk bank-bank besar adalah 8 persen sebelumnya 9-10 persen. Berdasarkan kesepakatan perbankan, bunga deposito pada Desember 2009 diharapkan bisa mencapai 7 persen. Kondisi ini akan membuat bunga kredit turun ke level 11-12 persen.
Terkait kinerja perseroan, Sofyan menjelaskan, per triwulan II-2009, posisi kredit BRI mencapai Rp 184,6 triliun, tumbuh 35,78 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp 13,96 triliun. selengkapnya...